Kisah Wanita Malang di Payakumbuh yang Tak Diakui Indonesia dan Malaysia, Kini di Tahan di Ruang Detensi Imigrasi Agam

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGAM || Nur Amira, 43 tahun, harus merasakan kembali dinginnya ruang detensi Kantor Imigrasi Agam, Sumatera Barat, sejak Jumat (19/9/2025) lalu. Perempuan yang bekerja di salah satu peternakan burung puyuh di daerah Situjuah, Kecamatan Limo Nagari, Kabupaten 50 Kota itu sudah tidak lagi memiliki kewarganegaraan sejak Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dimilikinya dicabut oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil.

Pada Oktober 2024 silam, Nur Amira dilaporkan sebagai imigran gelap dari Malaysia oleh seseorang kepada imigrasi.

Imigrasi Agam langsung bergerak melakukan penyelidikan dan memanggil Nur Amira untuk diinterogasi dan ditanyai soal kewarganegaraannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nur Amira Akan Kembali Dideportasi ke Malaysia pihak Imigrasi Agam, Nur Amira menjelaskan bahwa dirinya memang berasal dari Malaysia. Tetapi, ia telah tinggal dan menetap di daerah Payakumbuh sejak 28 tahun silam. “Saya ke sini dulu itu dibawa oleh ibu saya bersama ayah tiri saya yang memang orang asli sini,” ujar Nur Amira.

Baca Juga:  Ketua DPW PAN Sumatera Barat Arisal Aziz Kurban 22 Ekor Sapi, Nenek Saudah Viral Kebagian 1 Ekor Sapi

“Saat itu umur saya baru sekitar delapan tahun pada tahun 1996.” Kala itu, kedua orang tuanya telah berpisah dan ibunya kembali menikah dengan seorang pria Indonesia bernama Martius.

“Waktu pertama ke sini saya memiliki paspor Malaysia dan akta kelahiran yang diberikan oleh rumah sakit di Malaysia,” ujarnya.

Amira tak pernah melapor ke Imigrasi lantaran ia tidak pernah diberitahu, sebagai seorang Warga Negara Asing (WNA) harus melaporkan diri setiap periode tertentu.

Sumber : Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Ikuti Vidcon KDKMP Bersama Wapang TNI, Perkuat Sinkronisasi Tugas Satuan
Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Festival Rakyat Nusantara, Pengamanan hingga Final Piala Dunia 2026 Disiapkan
Sempat Putus Asa Tak Lolos SPMB, Air Mata Haru Ayla Pecah Saat GRIB Jaya Pekanbaru Datang Membawa Harapan
Kodam XIX Tuanku Tambusai dan Masyarakat Bersatu dalam Gerakan Salat Subuh Berjamaah, Perkokoh Sinergi dan Kepedulian
HUT Ke-1 Kodam XIX Tuanku Tambusai Dimeriahkan Turnamen Sepak Bola Usia Dini, Satukan Generasi Muda dari 5 Provinsi
Kodam XIX Tuanku Tambusai Satukan Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat untuk Sukseskan Festival Rakyat Nusantara
Sidang Gugatan Mitora vs KMK Plastics: Saksi Ungkap Fakta Restrukturisasi Kredit Rp100 Miliar di Bank Resona Perdania
Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Dampingi Masyarakat Kurang Mampu Ke BAZNAS Riau, Nurhayati : Bagaimana Memanusiakan Manusia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:01 WIB

Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Ikuti Vidcon KDKMP Bersama Wapang TNI, Perkuat Sinkronisasi Tugas Satuan

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:06 WIB

Sempat Putus Asa Tak Lolos SPMB, Air Mata Haru Ayla Pecah Saat GRIB Jaya Pekanbaru Datang Membawa Harapan

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:41 WIB

Kodam XIX Tuanku Tambusai dan Masyarakat Bersatu dalam Gerakan Salat Subuh Berjamaah, Perkokoh Sinergi dan Kepedulian

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:16 WIB

HUT Ke-1 Kodam XIX Tuanku Tambusai Dimeriahkan Turnamen Sepak Bola Usia Dini, Satukan Generasi Muda dari 5 Provinsi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:24 WIB

Kodam XIX Tuanku Tambusai Satukan Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat untuk Sukseskan Festival Rakyat Nusantara

Berita Terbaru