Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Dialog Multipihak untuk Penyelesaian Persoalan Lahan

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Sejumlah unsur pemerintah pusat dan daerah, DPR RI, TNI-Polri, lembaga negara, perusahaan, serta perwakilan masyarakat adat duduk bersama membahas upaya penyelesaian permasalahan lahan antara Gerakan Masyarakat Adat Melayu Riau dan PT Agrinas Palma Nusantara di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan dihadiri Anggota Komisi XIII DPR RI H. Mafirion, Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan HAM Munafrizal Manan, Plt. Gubernur Riau S.F. Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, unsur LPSK, kementerian terkait, pemerintah daerah, PT Agrinas Palma Nusantara, serta perwakilan masyarakat adat.

Forum tersebut menjadi ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan data, pandangan, dan persoalan yang berkembang di lapangan sekaligus mencari titik temu penyelesaian secara terbuka, terukur, dan berkeadilan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik dan mendukung penuh forum ini sebagai ruang bersama untuk memperoleh gambaran utuh atas permasalahan yang ada serta mencari solusi yang adil dan transparan,” kata Plt. Gubernur Riau S.F. Hariyanto.

Baca Juga:  Polsek Bandar Sei Kijang Laksanakan Patroli dan Pengaturan Arus Lalu Lintas di Jalan Raya

Dalam pembahasan, sejumlah persoalan mengemuka, mulai dari legalitas dan pengelolaan lahan, pengakuan masyarakat hukum adat dan wilayah adat, hingga pentingnya menjaga situasi tetap kondusif selama proses penyelesaian berlangsung.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menekankan pentingnya komunikasi dan sinkronisasi antarlembaga agar persoalan yang ada tidak berkembang menjadi konflik baru.

“Saya yakin pihak masyarakat dan Agrinas akan mencari win-win solution. Jangan sampai permasalahan ini menjadi permasalahan yang baru,” ujar Pangdam.

Pertemuan menyepakati percepatan identifikasi dan verifikasi masyarakat hukum adat beserta wilayah adat, verifikasi lahan yang dikelola PT Agrinas Palma Nusantara, serta pembahasan lanjutan melalui kementerian dan lembaga terkait.

Seluruh pihak juga berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah dengan tetap menjunjung prinsip-prinsip HAM selama proses penyelesaian berlangsung. (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Karhutla! Kapolsek Bandar Sei Kijang Imbau Masyarakat Untuk Tidak Membakar Hutan
Polsek Bandar Sei Kijang Bagikan Masker Gratis di Jalan Lintas Timur Antisipasi Dampak Asap Karhutla
Gambut Kering dan Minim Air Jadi Tantangan, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Terus Tangani Karhutla
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Bakti Kesehatan
Polsek Bandar Sei Kijang Gencar Himbau Warga Lewat Pengeras Suara Keliling Cegah Karhutla
Polsek Bandar Sei Kijang Bagikan Masker Gratis Kepada Pengguna Jalan Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Terus Tangani Karhutla Inhu, Pendinginan Difokuskan di Titik Asap
Brimob Riau Turun Langsung Tangani Karhutla, Formula X-Fire Polri Dikerahkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:53 WIB

Waspada Karhutla! Kapolsek Bandar Sei Kijang Imbau Masyarakat Untuk Tidak Membakar Hutan

Minggu, 13 September 2026 - 08:50 WIB

Polsek Bandar Sei Kijang Bagikan Masker Gratis di Jalan Lintas Timur Antisipasi Dampak Asap Karhutla

Minggu, 13 September 2026 - 06:13 WIB

Gambut Kering dan Minim Air Jadi Tantangan, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Terus Tangani Karhutla

Minggu, 13 September 2026 - 03:46 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Bakti Kesehatan

Sabtu, 12 September 2026 - 08:31 WIB

Polsek Bandar Sei Kijang Gencar Himbau Warga Lewat Pengeras Suara Keliling Cegah Karhutla

Berita Terbaru