Aksi Debt Collector Berujung Pengeroyokan di Pekanbaru, Polisi Tangkap Empat Orang

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Praktik penarikan kendaraan bermotor yang diduga dilakukan secara ilegal oleh oknum debt collector berujung aksi kekerasan berhasil diungkap aparat Polda Riau.

Empat pelaku diamankan usai diduga melakukan pemerasan dan pengeroyokan terhadap korban di sebuah kedai kopi di Jalan Belimbing, Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu (25/4/2026).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Hasyim Risahondua, mengatakan pihaknya telah mengamankan empat orang pelaku berinisial AD, DO, DA, dan HS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka diduga terlibat langsung dalam aksi kekerasan dan pemerasan terhadap korban.

Kasus ini merupakan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum serta pemerasan dengan modus penarikan kendaraan.

Para pelaku disebut menghentikan kendaraan korban secara paksa di jalan, lalu meminta sejumlah uang dengan dalih biaya penarikan.

Kejadian bermula saat kendaraan milik korban yang disebut sebagai debitur diberhentikan secara paksa oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai debt collector dari perusahaan pembiayaan. Selain menguasai kendaraan, pelaku juga meminta sejumlah uang.

Baca Juga:  Cabuli Anak Kandung, Polisi Tangkap Pelaku di Rumah Kakaknya

Ketika pihak pendamping hukum korban mencoba melakukan mediasi, situasi justru memanas hingga berujung pengeroyokan yang menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala.

Pengungkapan kasus ini dilakukan melalui kerja cepat tim gabungan Resmob Polda Riau bersama Satreskrim Polresta Pekanbaru.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan para pelaku berikut barang bukti satu unit mobil Toyota Fortuner yang sebelumnya dikuasai oleh mereka.

Hasyim menegaskan, tidak ada mekanisme penarikan kendaraan oleh perusahaan pembiayaan yang dibenarkan dilakukan secara paksa di jalan, terlebih disertai kekerasan.

“Ini jelas tindak pidana dan akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan praktik serupa.

“Kami pastikan penegakan hukum dilakukan secara profesional tanpa kompromi terhadap aksi premanisme,” tutup Hasyim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Syiar Subuh Berjamaah, Kasdam Hadiri GSSB ke-291 di Pekanbaru
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kuansing
Membangun Harmoni dan Kebersamaan, Danrem 031/WB Gelar Silaturahmi Bersama Keluarga Besar Karo Pekanbaru
Atlet PSM Kodam XIX/Tuanku Tambusai Raih Juara II Lomba Pencak Silat Militer Virtual TNI AD TA 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Polisi Amati Kondisi Daun dan Lahan Jagung masyarakat
Ormas Madas Nusantara Kritik Mendes Yandri Mau Tutup Alfamart, Indomart dan Warung Madura. Lawan Kebijakan Kapitalis Mendes
Danrem 031/WB Laksanakan Panen Raya Cabai di Kebun Yonif 132/BS sebagai Wujud Nyata Dukungan TNI terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional
Danrem 031/WB Pimpin Serah Terima Jabatan Danyonif 132/BS, Wujud Regenerasi Kepemimpinan untuk Meningkatkan Profesionalisme dan Kinerja Satuan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:12 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Syiar Subuh Berjamaah, Kasdam Hadiri GSSB ke-291 di Pekanbaru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:04 WIB

Membangun Harmoni dan Kebersamaan, Danrem 031/WB Gelar Silaturahmi Bersama Keluarga Besar Karo Pekanbaru

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:41 WIB

Atlet PSM Kodam XIX/Tuanku Tambusai Raih Juara II Lomba Pencak Silat Militer Virtual TNI AD TA 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:16 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polisi Amati Kondisi Daun dan Lahan Jagung masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:58 WIB

Ormas Madas Nusantara Kritik Mendes Yandri Mau Tutup Alfamart, Indomart dan Warung Madura. Lawan Kebijakan Kapitalis Mendes

Berita Terbaru