Dankoti MPC PP Pekanbaru Syafrizal Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden: Amanat Reformasi 1998

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Ketua Dewan Komando Tinggi (Dankoti) Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Pekanbaru, Syafrizal, secara tegas menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Syafrizal sebagai respons atas wacana yang kembali mencuat terkait usulan penempatan institusi Polri di bawah kementerian tertentu. Menurutnya, gagasan tersebut justru bertentangan dengan amanat reformasi 1998 serta berpotensi melemahkan independensi Polri sebagai alat negara.

Syafrizal menilai, posisi Polri yang saat ini bertanggung jawab langsung kepada Presiden sudah sangat ideal, konstitusional, dan terbukti efektif dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polri di bawah Presiden adalah harga mati sesuai amanat reformasi. Kita ingin Polri yang profesional, modern, dan mandiri dalam melayani rakyat. Posisi saat ini sudah paling tepat untuk menjamin stabilitas keamanan nasional,” ujar Syafrizal dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).

Sesuai Konstitusi dan Semangat Reformasi
Ia menegaskan, secara konstitusional kedudukan Polri telah diatur jelas dalam UUD 1945 serta TAP MPR Nomor VII/MPR/2000, yang menyebutkan bahwa Polri merupakan alat negara yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Negara.

Baca Juga:  Aliansi Mahasiswa Indonesia Sepakat Soeharto Pantas Jadi Pahlawan Nasional

Selain itu, menurutnya, sistem komando langsung di bawah Presiden memungkinkan Polri mengambil langkah-langkah taktis dan strategis secara cepat, terutama dalam menghadapi situasi darurat nasional, tanpa terhambat birokrasi yang panjang dan berbelit.

“Jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, dikhawatirkan akan terjadi tarik-menarik kepentingan politik sektoral. Ini tentu berbahaya bagi independensi institusi penegak hukum,” tegasnya.

Dukungan yang disampaikan Dankoti MPC PP Pekanbaru ini sejalan dengan pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta kesimpulan rapat kerja Komisi III DPR RI yang menilai bahwa desain ketatanegaraan Polri saat ini merupakan format paling kokoh bagi Indonesia.

Syafrizal juga mengajak seluruh kader Mahatidana Pemuda Pancasila, serta elemen masyarakat lainnya, untuk terus mengawal profesionalisme dan reformasi internal Polri, tanpa harus mengubah struktur kelembagaan yang telah teruji oleh waktu.

“Yang perlu kita perkuat adalah integritas dan profesionalisme aparat, bukan malah mengutak-atik struktur yang sudah sesuai konstitusi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekaman CCTV Jadi Sorotan, Kuasa Hukum AKBP Faisal Klaim Tak Ada Bukti “Cium-Cium”
KEHORMATANNYA DIINJAK DAN DISEMBELIH FITNAH HARAM NARKOBA, ANDI MORENA AMBIL JALUR BATAU: SIAP REMUKKAN DAN RATAKAN PEMBUNUH KARAKTER DI POLDA KEPRI!
Pemilik Gudang Bantah Tuduhan Penimbunan BBM Subsidi, Tegaskan Lokasi Merupakan Gudang dan Bengkel Perbaikan Kendaraan
Dit Intelkam Polda Riau Lakukan Silaturahmi ke Kantor Golkar Kab. Inhil Perkuat Green Policing dan Kamtibma
Sebelum Menjadi Model, Kemitraan Perhutanan Sosial Harus Terlebih Dahulu Lulus Uji Tata Kelola
Kuasa Hukum AZ dan BU: Penurunan Dermaga Akibat Aktivitas Gempa, Bukan Semata Kesalahan Konstruksi
Kapolsek Bagan Sinembah Beri Edukasi Bahaya Narkoba di SMK Yapim Taruna, Ajak Siswa Kejar Cita-Cita dan Jauhi Pergaulan Negatif
Diduga Kuasai Ratusan Hektare Lahan di Luar HGU, Warga Kota Garo Gelar Aksi Damai di PT Sekar Bumi Alam Lestari
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:10 WIB

Rekaman CCTV Jadi Sorotan, Kuasa Hukum AKBP Faisal Klaim Tak Ada Bukti “Cium-Cium”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:07 WIB

KEHORMATANNYA DIINJAK DAN DISEMBELIH FITNAH HARAM NARKOBA, ANDI MORENA AMBIL JALUR BATAU: SIAP REMUKKAN DAN RATAKAN PEMBUNUH KARAKTER DI POLDA KEPRI!

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Pemilik Gudang Bantah Tuduhan Penimbunan BBM Subsidi, Tegaskan Lokasi Merupakan Gudang dan Bengkel Perbaikan Kendaraan

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

Dit Intelkam Polda Riau Lakukan Silaturahmi ke Kantor Golkar Kab. Inhil Perkuat Green Policing dan Kamtibma

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:46 WIB

Sebelum Menjadi Model, Kemitraan Perhutanan Sosial Harus Terlebih Dahulu Lulus Uji Tata Kelola

Berita Terbaru