Dua Napi Terpidana Mati Berhasil Ditangkap Kembali, Kinerja Cepat Karutan & KPR Rutan Siak Dapat Apresiasi Warga

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siak – Aksi cepat dan sigap petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Siak Sri Indrapura berhasil menggagalkan pelarian tiga orang narapidana kasus narkotika pada Minggu (19/10) dini hari. Dua di antaranya berhasil ditangkap kembali berkat kesigapan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Muhamad Reza Pathi Buwana, S.Tr. Pas, bersama jajaran petugas. Senin (20/10/2025).

Dua narapidana yang berhasil diamankan kembali adalah Satria Adi Putra (30), warga Kepulauan Meranti, dan Safrudis (32), warga Dumai. Keduanya merupakan terpidana mati kasus narkotika. Sementara satu orang lainnya, Epi Saputra (34), warga Kabupaten Kepulauan Meranti, masih dalam proses pengejaran oleh pihak Rutan bersama aparat kepolisian dan TNI.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, upaya pelarian dilakukan dengan cara menjebol pintu kamar hunian menggunakan mata gerinda untuk memotong slot grendel pintu. Potongan tersebut kemudian ditutupi abu rokok agar tidak terlihat oleh petugas jaga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu kondisi hujan deras, dan mereka memanfaatkan situasi tersebut untuk menyamarkan suara,” jelas Ka. KPR Muhamad Reza Pathi Buwana.

Reza menuturkan, petugas segera bertindak setelah mendengar suara mencurigakan dari arah atap seng. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat salah satu napi melompat dari atap rutan. Menyadari hal itu, dirinya bersama tim pengamanan langsung bergerak cepat melakukan pengejaran.

“Saya dan petugas langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua napi yang kabur. Namun, satu orang napi lainnya masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

Dalam proses penangkapan sempat terjadi perlawanan dari para napi, namun berkat koordinasi dan ketegasan petugas, dua di antaranya berhasil diamankan tanpa korban jiwa. Hingga kini, tim gabungan Rutan Siak, TNI, dan Polri masih terus melakukan pencarian terhadap satu napi yang tersisa.

Baca Juga:  Aliansi Mahasiswa Indonesia Gelar Diskusi Menelisik Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo–Gibran : Ajak Generasi Muda Terus Kawal dan Lanjutkan Visi Besar Prabowo–Gibran

“Kami tidak berhenti. 24 jam kami lakukan pengejaran, hingga masuk ke rawa dan hutan semak-semak untuk memaksimalkan pencarian,” tambah Reza.

Sementara itu, warga sekitar Rutan Siak memberikan apresiasi atas kesigapan dan profesionalitas petugas dalam menangani insiden tersebut.

“Kami melihat langsung bagaimana cepatnya petugas bergerak. Dua napi bisa ditangkap kembali dalam waktu singkat. Kami percaya dengan kinerja pihak Rutan Siak,” ujar salah satu warga setempat.

Peristiwa ini menjadi pembelajaran penting sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan petugas pengamanan Rutan Siak dalam menjaga keamanan serta mencegah potensi gangguan keamanan di dalam lingkungan Rutan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Rutan Kelas II B Siak, Edward P. Situmorang, Amd.P., SH., MH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah dalam menangani insiden tersebut.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama tim yang solid antara jajaran pengamanan Rutan Siak dengan aparat TNI dan Polri. Kami akan terus memperketat sistem pengawasan dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tegas Edward.

Edward juga memastikan bahwa langkah-langkah antisipatif segera diterapkan, termasuk peningkatan patroli malam, pemeriksaan rutin di seluruh blok hunian, serta pengetatan terhadap barang-barang yang masuk ke dalam Rutan.

“Keamanan adalah prioritas utama kami. Tidak ada toleransi terhadap tindakan pelanggaran, baik dari dalam maupun luar Rutan,” tutup Karutan Siak Edward P. Situmorang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekaman CCTV Jadi Sorotan, Kuasa Hukum AKBP Faisal Klaim Tak Ada Bukti “Cium-Cium”
KEHORMATANNYA DIINJAK DAN DISEMBELIH FITNAH HARAM NARKOBA, ANDI MORENA AMBIL JALUR BATAU: SIAP REMUKKAN DAN RATAKAN PEMBUNUH KARAKTER DI POLDA KEPRI!
Pemilik Gudang Bantah Tuduhan Penimbunan BBM Subsidi, Tegaskan Lokasi Merupakan Gudang dan Bengkel Perbaikan Kendaraan
Dit Intelkam Polda Riau Lakukan Silaturahmi ke Kantor Golkar Kab. Inhil Perkuat Green Policing dan Kamtibma
Sebelum Menjadi Model, Kemitraan Perhutanan Sosial Harus Terlebih Dahulu Lulus Uji Tata Kelola
Kuasa Hukum AZ dan BU: Penurunan Dermaga Akibat Aktivitas Gempa, Bukan Semata Kesalahan Konstruksi
Kapolsek Bagan Sinembah Beri Edukasi Bahaya Narkoba di SMK Yapim Taruna, Ajak Siswa Kejar Cita-Cita dan Jauhi Pergaulan Negatif
Diduga Kuasai Ratusan Hektare Lahan di Luar HGU, Warga Kota Garo Gelar Aksi Damai di PT Sekar Bumi Alam Lestari
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:07 WIB

KEHORMATANNYA DIINJAK DAN DISEMBELIH FITNAH HARAM NARKOBA, ANDI MORENA AMBIL JALUR BATAU: SIAP REMUKKAN DAN RATAKAN PEMBUNUH KARAKTER DI POLDA KEPRI!

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Pemilik Gudang Bantah Tuduhan Penimbunan BBM Subsidi, Tegaskan Lokasi Merupakan Gudang dan Bengkel Perbaikan Kendaraan

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

Dit Intelkam Polda Riau Lakukan Silaturahmi ke Kantor Golkar Kab. Inhil Perkuat Green Policing dan Kamtibma

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:46 WIB

Sebelum Menjadi Model, Kemitraan Perhutanan Sosial Harus Terlebih Dahulu Lulus Uji Tata Kelola

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:31 WIB

Kuasa Hukum AZ dan BU: Penurunan Dermaga Akibat Aktivitas Gempa, Bukan Semata Kesalahan Konstruksi

Berita Terbaru