PELALAWAN II Ribuan warga Kecamatan Bandar Sei Kijang memadati Lapangan Pondok Pesantren Al-Muslimun untuk melaksanakan Sholat Istisqo pada Selasa, 25 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu digelar sebagai ikhtiar bersama memohon hujan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kabupaten Pelalawan.
Sholat Istisqo dipusatkan di Jl. Lintas Timur KM 28, Desa Muda Setia dan diikuti sekitar 1.000 orang dari berbagai unsur. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bandar Sei Kijang H. Yasri Budu, S.Pd., M.Si, Kapolsek Bandar Sei Kijang AKP Abdul Halim, S.E., M.H, Sekcam Oki Ridiansyah, S.Sos, Kepala Puskesmas Dr. Andan Dewi, perwakilan Danramil 09/LGM Sertu Hermanto, para Kasi kecamatan, Kanit dan Kasium Polsek, Ketua PGRI Misroji, M.Pd, Ketua MDI Jumaidi, A.Mk, Kepala Desa Muda Setia Muslimun, serta pengasuh, pengajar dan para santri Pondok Pesantren Al-Muslimun.
Acara dibuka oleh protokol, dilanjutkan dengan sambutan. Dalam sambutannya, Camat Bandar Sei Kijang H. Yasri Budu menyampaikan apresiasi kepada pihak pondok pesantren yang telah menyediakan tempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kami ucapkan kepada pihak Pondok Pesantren yang telah menyediakan tempat untuk pelaksanaan sholat Istisqo pada pagi hari ini,” ujarnya.
Ia menegaskan pelaksanaan sholat Istisqo ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Pelalawan. “Sholat Istisqo yang kita laksanakan ini mengingat cuaca yang sudah tidak sehat lagi dikarenakan kebakaran hutan yang melanda di Kab. Pelalawan,” tambahnya.
Kapolsek Bandar Sei Kijang AKP Abdul Halim, S.E., M.H., juga memberikan sambutan. Ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh masyarakat dan menekankan pentingnya doa bersama di tengah situasi darurat.
“Harapan kita semoga dengan kita melaksanakan sholat Istisqo ini Allah turunkan hujan dan memadamkan seluruh titik api di seluruh Kab. Pelalawan,” kata AKP Abdul Halim.
Lebih lanjut Kapolsek mengingatkan bahwa Bupati Pelalawan telah mengeluarkan Surat Keputusan status darurat karhutla. “Artinya saat ini karhutla telah menjadi ancaman bagi kita semua,” jelasnya.
Ia juga menyebut perhatian pemerintah pusat sudah tertuju ke Riau. “Saat ini Bapak Kapolri telah datang ke Riau untuk mengecek secara langsung karhutla yang terjadi di Riau, artinya ini sudah perhatian nasional,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun membakar sampah. “Kami menghimbau kepada kita semua agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membakar sampah yang bisa menambah asap yang menyebabkan polusi udara semakin pekat,” tegasnya.
Puncak kegiatan adalah pelaksanaan Sholat Istisqo berjamaah yang bertindak sebagai Imam Ust Haziqul Haqq, S.Ud. Setelah sholat dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Khotib Drs. KH. Amri Almi, MP, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muslimun.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB. Selama pelaksanaan, situasi berjalan aman, tertib, dan terkendali.
Sholat Istisqo ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual masyarakat Bandar Sei Kijang agar segera turun hujan dan kabut asap akibat karhutla dapat segera teratasi.
Editor : Mp














