Polda Riau Bangun 26 Jembatan Merah Putih Presisi di Daerah Terpencil

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Polda Riau membangun dan merenovasi 26 jembatan di sejumlah wilayah terpencil melalui program Jembatan Merah Putih Presisi. Program ini bertujuan membuka akses vital masyarakat, terutama untuk pendidikan, ekonomi, dan keselamatan warga.

Kegiatan rilis program pembangunan jembatan tersebut digelar di Pekanbaru, Selasa (27/1/2026), dengan mengusung tema “Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan Melalui Jembatan Merah Putih Presisi.”

Hadir dalam kegiatan ini Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Dir Polairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hemanto, serta Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi mengatakan, program pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI terkait percepatan pembangunan ribuan jembatan di daerah terpencil, yang kemudian diperintahkan Kapolri untuk diimplementasikan oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia.

“Di Riau, jembatan bukan sekadar penghubung wilayah. Jika akses ini terputus, maka akses hidup masyarakat juga terganggu, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas ibadah,” ujar Hrigjenengki.

Menurutnya, Polda Riau membentuk tim khusus untuk melakukan verifikasi dan asesmen jembatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Hasilnya, ditetapkan pembangunan 26 jembatan yang terdiri dari 17 jembatan baru dan 9 jembatan renovasi, dengan total panjang mencapai sekitar 700 meter.

“Pembangunan ini berbasis kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Kami membangun bersama masyarakat, mulai dari perencanaan hingga perawatan ke depan,” jelasnya.

Hengki mencontohkan kondisi di Dusun Sumut, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, di mana akses ke sekolah dasar harus melewati sungai yang kerap dilintasi buaya. Kondisi serupa juga ditemukan di sejumlah wilayah lain, yang membahayakan keselamatan anak-anak sekolah.

Baca Juga:  Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-79 Tahun 2025 di Kecamatan Bandar Sei Kijang

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menambahkan, seluruh jembatan tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah jembatan terbanyak, yakni empat jembatan, terdiri dari dua jembatan baru dan dua renovasi.

“Di Kampar ada dua jembatan, Rokan Hulu dua, Rokan Hilir tiga, Indragiri Hilir dua, Siak dua, Pelalawan dua, Dumai satu, Kuantan Singingi dua, Kepulauan Meranti tiga, Polresta Pekanbaru satu, dan Bengkalis dua. Totalnya 26 jembatan,” jelas Kombes I Ketut.

Sementara itu, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto menyebut salah satu jembatan paling mendesak berada di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, dengan panjang mencapai 608 meter. Selama ini, anak-anak sekolah harus menggunakan perahu kecil yang berisiko tinggi terhadap keselamatan.

“Jembatan ini menjadi urat nadi masyarakat dan akses utama anak-anak sekolah. Karena volumenya besar, kami melibatkan personel Polri dan masyarakat setempat secara gotong royong,” ungkap Ino.

Selain jembatan, Polda Riau juga akan melakukan renovasi bangunan SD Negeri 020 di wilayah Indragiri Hilir yang kondisinya memprihatinkan dan hanya memiliki satu akses pendidikan bagi warga sekitar.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini melibatkan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media. Seluruh proses ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan dan segera dapat diresmikan.

“Ini adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat hidup, belajar, dan beraktivitas dengan aman,” pungkas Hengki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dansat Brimob Polda Riau Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi
Polsek Bandar Sei Kijang Kembali  Laksanakan KRYD, Antisipasi Terjadinya Kejahatan 
Polsek Bandar Seikijang Laksanakan Patroli Subuh, Antisipasi Balap Liar, Tawuran, dan C3 di Bulan Ramadhan
Menko Polkam Berikan Pengarahan kepada Prajurit Kodam XIX/Tuanku Tambusai
Zulfahrianto Dampingi Wabup Rohul, Safari Ramadan di Sontang Penuh Kebersamaan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di Riau
Ketua DPD PWMOI Pekanbaru Aprianto, S.H.,M.H., Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Riau Dalam Mengungkap Kasus Pemburuan Satwa Dilindungi
Polsek Bandar Sei Kijang Kembali  Laksanakan Patroli Karhutla di Lokasi Rawan Kebakaran 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:05 WIB

Dansat Brimob Polda Riau Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:59 WIB

Polsek Bandar Sei Kijang Kembali  Laksanakan KRYD, Antisipasi Terjadinya Kejahatan 

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:56 WIB

Polsek Bandar Seikijang Laksanakan Patroli Subuh, Antisipasi Balap Liar, Tawuran, dan C3 di Bulan Ramadhan

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:16 WIB

Menko Polkam Berikan Pengarahan kepada Prajurit Kodam XIX/Tuanku Tambusai

Kamis, 5 Maret 2026 - 05:14 WIB

Zulfahrianto Dampingi Wabup Rohul, Safari Ramadan di Sontang Penuh Kebersamaan

Berita Terbaru