Kapolda Riau Tegaskan Tak Anti Kritik: Kami Membuka Ruang untuk Dialog

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa Polri tidak anti kritik. Jenderal bintang dua ini menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Irjen Herry Heryawan saat buka puasa bareng sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, Organisasi Kepemudaan (OKP), dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau.

“Kami terbuka, mau dikritik silakan dikritik. Kami sangat terbuka untuk berdialog dan menerima kritikan serta masukan,” kata Irjen Herry Heryawan di Pekanbaru, Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda mengatakan pihaknya terbuka menerima kritikan selama kritikan tersebut sesuai fakta. Ia kemudian menyinggung narasi viral yang menyebutkan bahwa layanan call center 110 yang tidak merespons panggilan dari korban kecelakaan.

“Kemarin kita dikritik 110 tidak merespons, ternyata tidak pernah melaporkan ke 110 dan ternyata korban jatuh sendiri bukan tabrak lari, ada CCTV-nya,” katanya.

Di momentum bulan suci Ramadan ini, Kapolda Riau mengajak para mahasiswa untuk terus menumbuhkan nilai-nilai positif dalam membangun harmonia antara sesama manusia dan lingkungan.

“Di bulan suci ini mengajarkan kita semua untuk menumbuhkan nilai kesabaran, keikhlasan dan kepedulian. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam membangun hubungan harmonis antara kita semua sesama manusia dan juga dengan alam dan lingkungan,” jelasnya.

Mahasiswa Agen Perubahan

Pada kesempatan yang sama, Kapolda juga mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang terus membuka ruang dialektika dan saling mempertentangkan ide gagasan.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Desa Muda Setia Himbau Warga Jaga Harkamtibmas

“Kalau kita sudah paham dan siap dipertentangkan, kita ke mana-mana pun tidak takut. Kenapa masuk polisi, TNI butuh wawancara, karena kita butuh ide-ide yang baik,” katanya.

Jenderal bintang dua itu juga mengajak para mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata. Tidak hanya kepada manusia, tetapi juga untuk alam dan lingkungan sekitar.

“Saya ingin membuka kembali bagaimana memberikan kontribusi nyata kepada diri sendiri, lingkungan, dan negara. Jika pohon sudah memiliki dahan kuat dan daun lebat, kita bisa berkontribusi tidak hanya untuk keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar,” ujar Kapolda.

Kapolda menyoroti aspek keadilan yang selama ini sering kali hanya berfokus pada hubungan antarmanusia, namun abai terhadap alam. Ia mempertanyakan hilangnya kesadaran menjaga hutan, mengingat sejarah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai marak sejak tahun 2004, padahal sebelumnya Riau tidak mengenal masalah tersebut.

Menutup sambutannya, Irjen Herry memperkenalkan konsep Green Policing sebagai alat (tools) bagi masyarakat untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga lingkungan.

“Kehadiran saya di sini bersama seluruh jajaran Polda Riau untuk memberikan narasi-narasi yang bagus agar masyarakat itu sadar memberikan ekologi. Dari emansipasi ke ekosipasi. Dari ekosipasi ke Green Policing. Dan Green Policing itu tujuannya adalah tools agar masyarakat bisa bersinergi dengan Polri,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Penambang Geruduk PT Timah, Bijih Tak Terbeli: Penghasilan Masyarakat Terancam Lumpuh
Abu Bakar Sidik: Tiga Kemungkinan Putusan PT Riau dalam Perkara Abdul Wahid
JUMAT CURHAT POLSEK BANDAR SEI KIJANG PERERAT KEDekatan POLISI DENGAN WARGA
POLSEK BANDAR SEIKIJANG MONITORING LAHAN JAGUNG PIPIL BUMDES BERKAH DUKUNG KETAHAN PANGAN
Doa Bersama Lintas Agama, Dalam Rangka HUT ke-1 Kodam XIX Tuanku Tambusai Teguhkan Semangat Manunggal Bersama Rakyat
Ziarah HUT Ke-1 Kodam XIX Tuanku Tambusai, Penghormatan kepada Pahlawan Berlangsung Khidmat
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
POLSEK BANDAR SEI KIJANG DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL MELALUI PENANAMAN JAGUNG PIPIL DI LAHAN PT CDSL
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Ribuan Penambang Geruduk PT Timah, Bijih Tak Terbeli: Penghasilan Masyarakat Terancam Lumpuh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Abu Bakar Sidik: Tiga Kemungkinan Putusan PT Riau dalam Perkara Abdul Wahid

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:15 WIB

JUMAT CURHAT POLSEK BANDAR SEI KIJANG PERERAT KEDekatan POLISI DENGAN WARGA

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:13 WIB

POLSEK BANDAR SEIKIJANG MONITORING LAHAN JAGUNG PIPIL BUMDES BERKAH DUKUNG KETAHAN PANGAN

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Doa Bersama Lintas Agama, Dalam Rangka HUT ke-1 Kodam XIX Tuanku Tambusai Teguhkan Semangat Manunggal Bersama Rakyat

Berita Terbaru