Darurat Sampah di Pekanbaru, Polda Riau Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Krisis sampah di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau kini memasuki fase darurat yang membutuhkan penanganan luar biasa. Penumpukan sampah di TPA Muara Fajar yang sudah overcapacity menjadi ancaman bencana ekologis dan sosial.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pemkot Pekanbaru pada Kamis (5/3/2026) siang tadi mengecek ke lokasi. Kapolda mengimbau agar masalah sampai ini segera dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan bencana ekologis.

“Jika tidak segera diintervensi, metode open dumping berpotensi memicu bencana kebakaran gas metana, pencemaran lingkungan akut, hingga kelumpuhan sistem tata kelola kota yang dapat memicu konflik sosial di masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS), dengan populasi lebih dari 1,16 juta jiwa, total timbulan sampah di Pekanbaru pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai angka yang fantastis, yakni 1.378,37 ton per harinya. Dari jumlah tersebut, ratusan ton bermuara di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Muara Fajar yang saat ini telah mencapai kondisi over capacity.

Baca Juga:  Sekretaris IKM Riau Desak Pemko Pekanbaru Cabut Izin Seluruh Tempat Maksiat, New Paragon Jadi Preseden

Selama bertahun-tahun, metode pengelolaan sampah di lokasi seluas belasan hektare tersebut masih berkutat pada sistem open dumping (pembuangan terbuka) yang sangat tidak memadai dan berisiko tinggi. Keterbatasan alat berat, akses jalan yang rusak, serta pengelolaan air lindi yang belum optimal memperparah situasi ini.

Lingkungan yang kumuh dan tidak teratur (disorder) secara sosiologis dapat menjadi inkubator kejahatan dan menurunkan produktivitas warga. Lebih dari sekadar masalah kebersihan, tumpukan sampah ini adalah bom waktu.

Oleh karena itu, TPA Muara Fajar tidak lagi cukup dipertahankan dengan pola lama. Dibutuhkan sebuah transformasi fungsi, tata kelola yang menyeluruh, serta sentuhan teknologi modern untuk menyelesaikan krisis ini dari akarnya.

Lebih lanjut, Pandra mengatakan untuk mengatasi persoalan tersebut, Kapolda Riau menawarkan pengelolaan sampah berbasis waste-to-energy (WTE) ke pihak Pemkot Pekanbaru. Dengan teknologi WTE, sampah dikelola menjadi sumber energi Pembangkit Listrik Tenaga Biogas.

“Bapak kapolda menawarkan teknologi WTE untuk mengelola sampah menjadi energi, yang tentunya hal ini sejalan juga dengan semangat Green Policing,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Simpang Beringin Hadiri Syukuran Pemberangkatan Haji Warga, Wujud Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Polsek Bandar Sei Kijang Kembali Laksanakan KRYD Himbauan Mencegah Terjadinya Kejahatan 
Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama
Pulihkan Kondusifitas, Danrem 031/WB Dampingi Kapolda Riau Temui Warga Panipahan
Jumat Curhat Polsek Bandar Sei Kijang: Perkuat Kepercayaan dan Serap Aspirasi Warga 
Bhabinkamtibmas Desa Muda Setia Sambang Warga, Ajak Jaga Kamtibmas dan Bijak Bermedsos
BAM DPR RI Serap Aspirasi Warga Riau, Irdam Kodam XIX/TT Hadir Dorong Solusi Konflik Agraria yang Adil dan Kondusif
Agroforestry Gunung Anaga dan Gunung Hejo Jadi Laboratorium Media Week Pasis Seskoad
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Simpang Beringin Hadiri Syukuran Pemberangkatan Haji Warga, Wujud Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Sabtu, 18 April 2026 - 09:07 WIB

Polsek Bandar Sei Kijang Kembali Laksanakan KRYD Himbauan Mencegah Terjadinya Kejahatan 

Jumat, 17 April 2026 - 14:31 WIB

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama

Jumat, 17 April 2026 - 08:45 WIB

Pulihkan Kondusifitas, Danrem 031/WB Dampingi Kapolda Riau Temui Warga Panipahan

Jumat, 17 April 2026 - 07:15 WIB

Jumat Curhat Polsek Bandar Sei Kijang: Perkuat Kepercayaan dan Serap Aspirasi Warga 

Berita Terbaru