Air Minim dan Gambut Kering, Tim Kodam XIX/Tuanku Tambusai Tetap Bertahan Padamkan Karhutla di Inhil

- Penulis

Minggu, 27 September 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama tim gabungan terus melaksanakan pendinginan pada lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan api tidak kembali muncul di lahan gambut yang sebelumnya terbakar seluas sekitar 8 hektare.

Di lapangan, tim gabungan bergerak menyisir area terdampak yang berada di Dusun Bumi Asih. Meski sebagian besar area telah berhasil dipadamkan, petugas masih menemukan titik-titik yang mengeluarkan asap sehingga proses pendinginan terus dilakukan secara intensif.

Berdasarkan hasil pemantauan, dari total sekitar 8 hektare lahan yang terbakar, sekitar 6 hektare telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, sekitar 2 hektare masih berasap dan menjadi fokus utama penanganan di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas menghadapi sejumlah tantangan selama operasi berlangsung. Kondisi tanah gambut yang mudah menyimpan bara api, cuaca panas, serta angin yang cukup kencang menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman dan pendinginan.

Baca Juga:  Kodam XIX/TT Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kasdam Tegaskan Pancasila Perekat Bangsa di Tengah Tantangan Global

“Tim terus melaksanakan pemadaman, penyekatan area, pembuatan embung serta pendinginan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap agar api tidak kembali meluas,” ujar salah seorang petugas di lapangan.

Selain kondisi medan yang cukup sulit, keterbatasan sumber air juga menjadi kendala. Jarak sumber air menuju lokasi titik api mencapai sekitar 350 meter sehingga proses pendinginan membutuhkan upaya ekstra untuk menyalurkan air ke area terdampak.

Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pemantauan dan pendinginan secara berkelanjutan guna memastikan kondisi tetap terkendali serta mengantisipasi munculnya titik api baru pada area gambut yang masih menyimpan panas di bawah permukaan tanah. (A-R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Turnamen Orado Piala Panglima TNI di Riau Dibanjiri Peserta, Pecahkan Rekor Serentak Nasional
Rapat Final Gerak Jalan Santai GRIB Jaya Pekanbaru, Nurhayati : Kita Ingin Tampil Beda
Sebagai Alumni USU, Danrem 031/WB Hadiri Reuni Akbar dan Pelantikan IKA USU 2026
Fraksi PDI Perjuangan Dorong APBD Pekanbaru Bantu Warga Desil 1–4 yang Belum Mendapat Bantuan Pemerintah Pusat
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Upaya Pendinginan Lahan Karhutla Seluas Hampir 490 Hektare di Inhu
Polda Riau Tetapkan Anggota DPRD Kampar F Tersangka, 60 Hektare Hutan Diduga Jadi Kebun Sawit
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Fokus Tuntaskan Sisa Titik Asap Karhutla di Indragiri Hulu
Razia Gabungan TNI, Polri dan BNN di Lapas Perempuan Pekanbaru, Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:58 WIB

Air Minim dan Gambut Kering, Tim Kodam XIX/Tuanku Tambusai Tetap Bertahan Padamkan Karhutla di Inhil

Minggu, 27 September 2026 - 05:23 WIB

HUT ke-81 TNI, Turnamen Orado Piala Panglima TNI di Riau Dibanjiri Peserta, Pecahkan Rekor Serentak Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 12:14 WIB

Rapat Final Gerak Jalan Santai GRIB Jaya Pekanbaru, Nurhayati : Kita Ingin Tampil Beda

Sabtu, 26 September 2026 - 03:13 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong APBD Pekanbaru Bantu Warga Desil 1–4 yang Belum Mendapat Bantuan Pemerintah Pusat

Sabtu, 26 September 2026 - 02:56 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Upaya Pendinginan Lahan Karhutla Seluas Hampir 490 Hektare di Inhu

Berita Terbaru