PWMOI Keberatan Wartawan Dicap Prabowo Londo Ireng. Itu Pelecehan dan Penghinaan

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) keberatan atas ucapan Presiden Prabowo Subianto yang men-cap wartawan sebagai Londo Ireng. Selain wartawan, LSM dan Pengamat juga disebut Londo Ireng. Itu pelecehan dan penghinaan bagi profesi wartawan.

“Sebagai organisasi wartawan, PWMOI merasa prihatin atas ucapan Presiden Prabowo yang tidak menghargai profesi wartawan. Padahal para baik langsung maupun tidak ikut membantu Kabinet Merah Putih mensosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah,” tegas Ketua Umum PWMOI, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH kepada media di Jakarta.

Pernyataan keberatan atas pernyataan Prabowo Subianto itu yang dianggap melecehkan dan merendahkan wartawan itu disampaikan Jusuf Rizal menjawab pertanyaan wartawan. Pria berdarah Madura-Batak itu juga menyatakan sebaiknya Prabowo mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada msyarakat wartawan Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Londo Ireng merupakan istilah jaman belanda yang ditujukan kepada masyarakat atau kelompok yang kerap membela kepentingan asing daripada kepentingan nasional (Bangsa). Kata Londo Ireng adalah cap negatif yang tidak baik, bahkan cenderung sebagai penghianat bangsa. Atas cap itu, tentu wartawan merasa keberatan, direndahkan dan dilecehkan

Baca Juga:  Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dorong Percepatan Pembangunan KDKMP di Wilayah Jajaran

PWMOI menilai Prabowo baperan. Padahal wajar jika wartawan mengkritik berbagai kebijakan yang tidak pro rakyat. Selain itu wartawan (Pers) merupakan salah satu pilar demokrasi yang wajib mengawal berbagai kebijakan secara kritis, independen dan konstruktif

Jusuf Rizal yang juga Relawan Prabowo itu menilai seharusnya Prabowo tidak alergi dan anti kritik terhadap berbagai kebijakan yang dilakukan wartawan, pengamat dan LSM. Sudah resiko pejabat publik, termasuk Presiden memperoleh kritikan jika dinilai ada kebijakan yang kurang tepat. Tentu ada pro dan kontra.

Faktanya lanjut Jusuf Rizal penggiat anti korupsi salah satu tokoh terkemuka Madura, akibat kritikan wartawan, pengamat dan LSM, program MBG (Makan Bergizi Gratis) banyak penyelewengan. Begitu juga Agrinas maupun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Prabowo sebagai Presiden harus belajar lebih banyak mendengan, ketimbang selalu memberi statemen baru yang buat gaduh. Fokus saja berantas korupsi. Bersihkan lingkaran kekuasaan dari abuse of power, untuk meyakinkan rakyat jika Presiden Prabowo sungguh-sungguh berantas korupsi,” ujar Jusuf Rizal, pria trah Raja Sumenep, Arya Wiraraja, Ketum Ormas Madas Nusantara itu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
Aprianto Ketua DPD PWMOI Pekanbaru Minta Polres Siak Tangkap Pelaku Penganiaya Wartawan
Kesdam XIX/Tuanku Tambusai Canangkan Pembangunan Zona Integritas TA 2026, Tegaskan Komitmen Raih WBK
Kodam XIX Tuanku Tambusai Evaluasi Dalproggar, Asrendam Tekankan Akuntabilitas Satuan
Rayakan Hari Anak Nasional NasDem Riau Bagikan Alquran,Buku dan Nobar Film “Children Of Heaven bersama 200 anak di Bangkinang
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Rapat Evaluasi Progjagar Semester I TA 2026, Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas Program Kerja
Perkuat Sinergitas Antar Instansi, Danrem 031/Wira Bima Silaturahmi ke Kantor BPKP Provinsi Riau
Mengayuh Semangat Generasi Muda: Kodam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Bantuan Sepeda kepada Mahasiswa UNRI
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:20 WIB

PWMOI Keberatan Wartawan Dicap Prabowo Londo Ireng. Itu Pelecehan dan Penghinaan

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:22 WIB

DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:53 WIB

Aprianto Ketua DPD PWMOI Pekanbaru Minta Polres Siak Tangkap Pelaku Penganiaya Wartawan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:55 WIB

Kesdam XIX/Tuanku Tambusai Canangkan Pembangunan Zona Integritas TA 2026, Tegaskan Komitmen Raih WBK

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:14 WIB

Kodam XIX Tuanku Tambusai Evaluasi Dalproggar, Asrendam Tekankan Akuntabilitas Satuan

Berita Terbaru