Forum Pemred Riau Dorong Pengawasan Media terhadap Program Strategis MBG

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memberi manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Program ini tidak hanya menjawab persoalan pemenuhan gizi, tetapi juga diarahkan sebagai pengungkit ekonomi kerakyatan melalui pelibatan pelaku usaha lokal.

Seiring perluasan pelaksanaan MBG di berbagai daerah, Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa keberhasilan program strategis nasional ini sangat bergantung pada tata kelola yang transparan dan pengawasan publik yang kuat. BGN secara tegas mengimbau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) agar tidak menggunakan makanan olahan dari pabrik besar, melainkan memprioritaskan produk lokal yang diproduksi UMKM dan masyarakat sekitar dapur MBG yang telah memiliki izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Kebijakan tersebut mengacu pada Pasal 38 ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Regulasi ini secara jelas mewajibkan penggunaan produk dalam negeri serta pelibatan UMKM, perseroan perorangan, koperasi, Koperasi Desa Merah Putih, dan BUMDes sebagai bagian dari ekosistem MBG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, besarnya anggaran dan luasnya cakupan Program MBG dinilai menuntut peran aktif media massa sebagai pilar pengawasan demokrasi. Ketua Forum Pemimpin Redaksi Riau, Rahmat Handayani, menegaskan bahwa wartawan tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus berada di garda terdepan dalam mengawal pelaksanaan MBG di lapangan.

Baca Juga:  Polisi Kampar Gerak Cepat Ungkap Kasus Pembunuhan: Awalnya Duel, Kini Kakak Jadi Tersangka

“Program ini menyangkut masa depan anak-anak dan uang negara dalam jumlah besar. Wartawan wajib hadir untuk memastikan kualitas makanan, keterlibatan UMKM lokal, hingga transparansi pelaksanaan di setiap dapur MBG,” tegas Rahmat Selasa(16/12/2025)

Ia menilai, keterlibatan aktif wartawan akan mencegah potensi penyimpangan, praktik monopoli, maupun pengabaian terhadap pelaku usaha kecil yang seharusnya menjadi bagian utama dari program tersebut. Menurutnya, pengawasan media justru akan memperkuat kepercayaan publik terhadap program MBG dan membantu pemerintah memperbaiki kekurangan di lapangan.

Rahmat juga mengajak seluruh insan pers di Riau untuk menjadikan Program MBG sebagai isu publik yang terus dipantau secara berkelanjutan, bukan sekadar pemberitaan seremonial. Mulai dari proses pengadaan bahan pangan, pemenuhan standar gizi, kepemilikan izin PIRT, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah, semuanya perlu diberitakan secara kritis dan objektif.

“Media bukan untuk menjatuhkan, tetapi memastikan program ini berjalan sesuai aturan dan benar-benar berpihak kepada rakyat. Jika ada kekurangan, tugas wartawan menyuarakannya demi perbaikan,” ujarnya.

Dengan keterlibatan aktif wartawan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya sukses secara administratif, tetapi juga berkualitas secara substansi. Ketika media menjalankan fungsi kontrol sosial secara konsisten, MBG dapat menjadi program kebanggaan nasional menjamin gizi anak-anak, menggerakkan ekonomi rakyat, serta mencerminkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XIX/ Tuanku Tambusai Siagakan 2.300 Personel,Pangdam Bersama Kapolda Pantau Malam Takbiran
Didampingi Kalapas Yuniarto, Maizar Beberkan Kronologi Dugaan Narkoba dan Upaya Pemerasan Yang Dilakukan Wartawan
Jelang Idul Fitri, Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Mudik
Kapoksi Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Muhammad Rahul Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Polri di Riau, Ini Bukti Nyata Untuk Masyarakat
Servis Motor Gratis untuk Ojol, Polda Riau Pastikan Kendaraan Prima Jelang Mudik Lebaran 2026
Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Kampar
Pangdam XIX/TT Dampingi Menhan RI Tinjau Galangan di Batam, hingga Resmikan Masjid
Kanwil Ditjenpas Riau Imbau UPT Tingkatkan Keamanan dan Pelayanan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:57 WIB

Kodam XIX/ Tuanku Tambusai Siagakan 2.300 Personel,Pangdam Bersama Kapolda Pantau Malam Takbiran

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:53 WIB

Didampingi Kalapas Yuniarto, Maizar Beberkan Kronologi Dugaan Narkoba dan Upaya Pemerasan Yang Dilakukan Wartawan

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:56 WIB

Jelang Idul Fitri, Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Mudik

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:10 WIB

Kapoksi Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Muhammad Rahul Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Polri di Riau, Ini Bukti Nyata Untuk Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:54 WIB

Servis Motor Gratis untuk Ojol, Polda Riau Pastikan Kendaraan Prima Jelang Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru