Polda Riau Tangkap Sindikat Pembunuh Gajah Tanpa Kepala

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengungkap kasus pembunuhan gajah Sumatera yang ditemukan tewas tanpa kepala di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Sebanyak 15 orang tersangka ditangkap dalam perkara ini.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen penuh memberikan perlindungan terhadap lingkungan dan ekosistem di dalamnya, termasuk satwa liar.

“Perkara yang sedang ditangani oleh Polda Riau adalah salah satu wujud dan bukti konkret komitmen tersebut.,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edizon Isir dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Pekanbaru, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konferensi pers dihadiri oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Plt Gubernur Riau SF Haryanto, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Penyidik Tindak Pidana Utama Tk I Bareskrim Polri Irjen M Zulkarnain, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Kajati Riau Sutikno, Anggota Komisi III DPR RI M Rahul, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Suparyanto, pemerhati gajah Rahel Yosi.

Johnny Isir menyampaikan penanganan kasus ini dilakukan secara scientific crime investigation. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui bahwa gajah Sumatera berusia 40 tahun tersebut mati akibat ditembak oleh pemburu satwa liar.

“Penyidikan scientific crime investigation menggabungkan analisis balistik, GPS schollar dan pemetaan jaringan pelaku. Saat ini telah diamankan 15 tersangka dan 3 orang telah ditetapkan sebagai orang yang masuk dalam daftar pencarian,” jelasnya.

Baca Juga:  Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Launching 200 Titik Jembatan Garuda, Wujud TNI AD Hadir Buka Akses Desa Terisolir di Riau

Ia menyampaikan pembunuhan gajah tersebut membawa duka dan luka, tidak hanya masyarakat di Provinsi Riau, tetapi juga di seluruh daerah di Indonesia.

“Bapak Kapolri berharap ini menjadi momentum untuk menyatukan rasa, kerangka sikap, termasuk satu tindakan memperkuat kolaborasi, menjaga keberlangsungan perlindungan satwa liar dan tumbuhan liar bagian daripada kerangka keamanan lingkungan secara utuh,” tuturnya.

Dari 15 tersangka tersebut, 8 di antaranya diamankan di wilayah Kabupaten Pelalawan. Sementara 7 tersangka lainnya ditangkap di luar daerah.

Para tersangka memiliki peran yang beragam, di antaranya pemotong kepala gajah, pemilik senjata api (senpi) rakitan, pemberi modal, hingga perantara transaksi gading.

Sementara itu, Polda Riau saat ini menetapkan 3 orang tersangka dalam daftar pencarian orang (DPO), masing-masing berinisial AN, GL, dan RB. Mereka berperan sebagai penembak dan pemotong kepala gajah serta penadah gading.

Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam akun Instagramnya telah mengungkap penangkapan para tersangka.

“Setiap jejak meninggalkan cerita dan setiap cerita meninggalkan bukti,” kata Irjen Herry Heryawan.

Gajah Sumatera berusia sekitar 40 tahun itu ditemukan tinggal bangkai di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, pada Senin (2/2/2026) malam. Gajah liar tersebut ditemukan dengan luka tembak di bagian tengkorak belakang, dengan kondisi sebagian kepala, belalai, dan gading hilang.(*Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asrendam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Kesiapan YTP 898/PC, Pastikan Pembangunan dan Sarana Prasarana Sesuai Standar
Hadiri HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Terima Pin Emas Mitra Strategis Kebangsaan
Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Rapat Kesiapan Peresmian Kodam XXV/SMR, Tekankan Tidak Ada Kendala Saat Alih Kodal
Polsek Kawasan Pelabuhan Kawal Pertumbuhan Jagung Hingga Masa Panen Berikutnya
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Batalyon B Pelopor Brimob Riau gelar bakti religi dan Salurkan Bantuan Pembangunan rumah ibadah
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Pangdam Pimpin Langsung TFG Virtual
Madinah Tavel Lepas Keberangkatan Jemaah Umrah AirAsia dari Pekanbaru
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Brimob Riau Gelar Bakti Religi di GPIN Anugrah Pekanbaru
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:32 WIB

Asrendam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Kesiapan YTP 898/PC, Pastikan Pembangunan dan Sarana Prasarana Sesuai Standar

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:04 WIB

Hadiri HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Terima Pin Emas Mitra Strategis Kebangsaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:28 WIB

Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Rapat Kesiapan Peresmian Kodam XXV/SMR, Tekankan Tidak Ada Kendala Saat Alih Kodal

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:08 WIB

Polsek Kawasan Pelabuhan Kawal Pertumbuhan Jagung Hingga Masa Panen Berikutnya

Senin, 22 Juni 2026 - 07:37 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Batalyon B Pelopor Brimob Riau gelar bakti religi dan Salurkan Bantuan Pembangunan rumah ibadah

Berita Terbaru