LAM Riau Puji Inovasi Polda Riau, Institusi Pertama Angkat Marwah Tanjak

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyatakan rasa bangganya saat menghadiri kegiatan launching yang digelar di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, pada Jumat (20/2/2026). Menurutnya, pemilihan Tanjak dan Selempang bukan sekadar urusan estetika seragam, melainkan pilihan simbolis yang mendalam terhadap nilai-nilai kehormatan.

“Kami sangat berbesar hati dengan apa yang dilakukan oleh Polda Riau. Pertama karena Polda Riau memilih satu simbol yang luar biasa dan itu satu marwah yang harus dijaga bersama-sama, yaitu tanjak dan selempang,” ujar Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil, di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Jumat (20/2/2026).

Sebagai informasi, Tanjak adalah penutup kepala tradisional khas Melayu untuk pria yang terbuat dari kain songket atau tenun yang dilipat dan diikat dengan bentuk tertentu (solek). Berfungsi sebagai simbol marwah, kewibawaan, dan identitas budaya, tanjak dulunya digunakan oleh bangsawan/pendekar dan kini umum dipakai dalam acara adat, pernikahan, maupun pakaian resmi.

Di tengah tantangan zaman yang menuntut adaptasi budaya, Polda Riau justru hadir sebagai pelopor di antara instansi pusat lainnya dalam mengimplementasikan kearifan lokal secara resmi.

“Kami sebagai lembaga yang ditugaskan untuk melestarikan kebudayaan mencatat, ini adalah institusi vertikal pertama yang mencoba menggali, menerapkan, dan mengimplementasikan apa yang menjadi kebanggaan Melayu Riau lewat tanjak,” tegasnya.

Langkah ini semakin lengkap dengan adanya program Green Policing yang diusung Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Kombinasi antara kebijakan lingkungan dan pelestarian budaya dianggap sebagai strategi yang tepat untuk membangun bangsa dari perspektif nilai-nilai luhur setempat.

Langkah Polda Riau ini diharapkan menjadi contoh bagi institusi lain dalam menghargai dan mengangkat identitas daerah sebagai bagian dari identitas nasional, guna memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat adat di Provinsi Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel indonewsterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Bandar Sei Kijang Laksanakan Pengamanan Sholat Tarawih, Ciptakan Rasa Aman di Bulan Ramadhan 
Polsek Bandar Sei Kijang Kembali Laksanakan Ibadah Minggu Kasih, Ciptakan Suasana Sejuk dan Kondusif
Polda Riau Gelar Lomba Lari, Cegah Balap Liar Saat Ramadhan
Kunjungan Kerja Danrem 031/WB ke Kodim Kampar dan Yonif 132 dalam Rangka upaya Pembinaan Satuan
Danrem 031/WB Yakinkan Yonif 132/BS dan Kodim 0313/ Kampar Ikut Serta Mendukung Program ketahanan Pangan Nasional
Polsek Bandar Sei Kijang Laksanakan Patroli Subuh Keliling, Ciptakan Rasa Aman di Bulan Ramadhan
Polsek Bandar Sei Kijang Laksanakan Patroli Blue Light, Ciptakan Rasa Aman di Tengah Masyarakat
Danrem 031/WB Kunjungi Kantor Klasis GBKP Riau-Sumbar, Perkuat Sinergi TNI dan Tokoh Agama
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:34 WIB

Polsek Bandar Sei Kijang Laksanakan Pengamanan Sholat Tarawih, Ciptakan Rasa Aman di Bulan Ramadhan 

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:27 WIB

Polsek Bandar Sei Kijang Kembali Laksanakan Ibadah Minggu Kasih, Ciptakan Suasana Sejuk dan Kondusif

Minggu, 22 Februari 2026 - 06:02 WIB

LAM Riau Puji Inovasi Polda Riau, Institusi Pertama Angkat Marwah Tanjak

Minggu, 22 Februari 2026 - 05:54 WIB

Polda Riau Gelar Lomba Lari, Cegah Balap Liar Saat Ramadhan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:33 WIB

Kunjungan Kerja Danrem 031/WB ke Kodim Kampar dan Yonif 132 dalam Rangka upaya Pembinaan Satuan

Berita Terbaru